Kamis, Mei 12, 2011

Karena Kau Mengerti

Oleh: Fariha Ilyas


Kau amati segala gerak dan peristiwa, kau bingkai dalam kata, kau bekukan itu, karena kau mengerti bahwa peristiwa itu takkan terulang persis seperti yang telah kau saksikan.

Kau catat nama-nama orang dan apa saja yang akan mengantarkan pikiranmu pada wujud benda-benda, karena kau mengerti bahwa nama-nama itu bukan sekedar label, melainkan sebuah jejaring simbol yang bermakna, yang mampu menyusun jejaring yang lebih kompleks lagi yang kau sebut ilmu.

Kau lingkari angka-angka kalender, dan kau tuliskan hal-hal yang sempat terukir di sana, karena kau mengerti angka-angka itu tak hanya sebuah penanda waktu, melainkan tahap-tahap yang selalu kau harapkan menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Kau pindahkan duri-duri, kau jelmakan ke dalam kalimat-kalimat yang tak lagi punya sifat tajam dan melukai, karena kau mengerti bahwa duri-duri itu bukan sepenuhnya halangan, melainkan sebuah rangsangan untuk berjingkat, melompat, dan mencari jalan dalam upaya melanjutkan langkahmu mencapai tujuan.

Kau tuliskan ceritamu dalam kalimat-kalimat panjang, karena kau mengerti itu bukan sekedar cerita, melainkan seismograf kepekaan perasaanmu dari waktu-ke waktu dalam menafsirkan realitas yang kau hadapi.

Kau bercita-cita bukan sebagai titik penghabisan dari semua usahamu melainkan sebagai garis di mana kau akan selalu berjalan tanpa henti, karena kau mengerti bahwa titik penghabisan itu adalah sesuatu yang akan membunuh kemampuan kita sendiri.

Kau bermimpi tentang banyak hal, karena kau mengerti bahwa mimpi-mimpi itu adalah sebuah kemungkinan yang tak terbatas, yang berpeluang untuk kita jelajahi dengan segala yang telah ada pada kita dan dengan segala yang akan kita peroleh dari proses belajar.

Kau hidup bukan semata-mata karena kau pernah dilahirkan, atau karena kau terdiri dari badan kasar dan digerakkan oleh ruh, kau hidup karena kesadaran dan gairahmu untuk terus merasa. Kau hidup karena kau mengerti . Kau hidup karena kau mengerti bahwa kematian itu tak ada.

(Untuk Kawan-kawanku yang selalu menjadi inspirasi. Surakarta, 12 Mei 2011)

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis apa yang anda pikirkan terkait tulisan-tulisan saya