Senin, April 27, 2009

Untuk A di Jogja

Mungkin aku yang tak mampu melupakanmu atau memang aku tak mau melupakanmu....Rasanya kau seperti bayang-bayangku sendiri yang selalu mengikutiku....Aku ingin kau hilang, tapi tak bisa....Kau tetap ada dalam pikiranku....Bagiku terlalu mudah mengingatmu, tapi terlalu sulit melupakanmu....Kau berbeda....Aku tak bisa ungkapkan....Karena aku tak menemukan kalimat yang tepat untuk itu semua...A....yang kuhormati....Aku merindukanmu....selalu....Aku menunggumu pulang....Pulanglah secepatnya....Waktu [...]
Baca Selengkapnya... → Untuk A di Jogja

Rabu, April 22, 2009

Soal Perempuan

“Saya tahu jalan yang hendak saya tempuh itu sukar, penuh duri, onak, lubang: jalan itu berbatu-batu, berjendal-jendal, licin….belum dirintis ! Dan walaupun saya tidak beruntung sampai ke ujung jalan itu, walaupun saya sudah akan patah di tengah jalan, saya akan mati bahagia. Sebab jalan itu sudah terbuka dan saya turut membantu meneratas jalan yang menuju ke kebebasan dan kemerdekaan perempuan Bumiputera”( Surat Kartini ) Kartini telah menjadi simbol sebuah perjuangan dan perlawanan terhadap [...]
Baca Selengkapnya... → Soal Perempuan

Minggu, April 12, 2009

Estetika Plato

PLATO(427-347 BC)Sumber keindahan adalah cinta kasih, cinta yang dimaksud di sini adalah cinta yang diperoleh dengan mengosongkan diri. Menurut Plato [...]
Baca Selengkapnya... → Estetika Plato

Seni Dalam Konteks Politik

“Politik yang sesungguhnya tak terpisahkan dari kehidupan dan sebaliknya. Mereka yang menganggap dirinya tak berpolitik tidak lain karena telah berpadu dengan politik yang berlaku, maka tidak merasa lagi, dianggap sudah sewajarnya. Terutama di masa sejarah, hampir semua karya sastra adalah berpolitik tentu saja orang perlu membukakan pengertiannya dan menerima kenyataan, bahwa politik bukan kepartaian, tetapi segala sesuatu yang berhubuangan dengan kekuasaan. Selama orang hidup didalam masyarakat, [...]
Baca Selengkapnya... → Seni Dalam Konteks Politik

Pendidikan Seni

Disaat zaman mulai bergeser yang tentu saja diikuti oleh pergeseran kebudayaan, kadang ada sedikit kegelisahan yang muncul jika kita mencoba berpikir mendalam dan refleksif. Akan banyak kita temui ketidakseimbangan dalam kehidupan saat ini, dimana kebanyakan orang berpikir serba praktis dan mengesampingkan nilai-nilai yang sebenarnya merupakan patokan atau tolak ukur sebuah kebenaran. Ketidakseimbangan ini juga terjadi dalam bidang pendidikan, yang mana pada masa sekarang ini pendidikan cenderung [...]
Baca Selengkapnya... → Pendidikan Seni

Hujan

Hujan....Adakah kebekuan ?Hujan....Adakah kesepian ?Ditengah deraimu aku termenung....Memandang tetes airmu yang bercampur air mataku sendiri....Makin [...]
Baca Selengkapnya... → Hujan

Jumat, April 10, 2009

BOCAH OBSESIF TAK TAHU DIRI

Gua mau curhat nih….yah….lu semua mungkin gak bakal terlalu peduli….karena lu pasti lagi banyak masalah juga….ehm…gua males kuliah nih….masih gua cari-cari [...]
Baca Selengkapnya... → BOCAH OBSESIF TAK TAHU DIRI

KETIKA MUSIM GLAGAH TIBA (1)

Kulihat lagi bunga tebu melambai-lambai….ah....waktu berjalan demikian cepat..aku hampir tak percaya bahwa ini adalah musim glagah yang kesekian kalinya….Aku [...]
Baca Selengkapnya... → KETIKA MUSIM GLAGAH TIBA (1)

Pengakuan

Ya Tuhanku, tak layak bagiku menghuni surga firdausmu...Namun aku tak kuat bila menempati neraka jahim...Maafkanlah semua kesalahanku...Dan ampunilah [...]
Baca Selengkapnya... → Pengakuan

Kamis, April 09, 2009

Foto-foto yang menyesatkan

Gua kagak ngerti pokoknya kenapa gua gelisah mlulu ni sejak beberapa bulan lalu....‎lu semua ngerti kan kalo beberapa bulan terakhir ni mata lu dipaksa buat ngeliatin ‎gambar-gambar caleg yang di mana-mana bisa lu liat....di perempatan....di pinggir ‎jalan...di pohon-pohon....Ah....lu pasti ngerti...lu kan gak buta....‎Nah gua tuh heran aja dengan kecenderungan caleg-caleg sekarang yang nampilin foto ‎tokoh-tokoh besar baik tokoh masa lalu maupun tokoh yang sekarang masih ‎berkuasa.....apa maksudnya [...]
Baca Selengkapnya... → Foto-foto yang menyesatkan

LAMPU-LAMPU PERBUKITAN

Aku berjalan disuatu petang…..‎Petang yang ganjil bagaikan mimpi….‎Petang di perbukitan yang menghitam….‎Di bawah cahaya kemerahan yang perlahan menghilang….‎Entah….aku seolah terbang…..‎Melayang bersama angin perbukitan yang beku….‎Aku terhanyut….‎Hilang tertutup kabut….‎Sampai akhirnya kurasakan….‎Gemerlap ribuan cahaya menusuk mataku….‎Aku terkesiap….‎Dihadapanku terhampar lautan berlian….‎Mulutku ternganga….‎Aku hilang….‎Tertelan cahaya berlian….‎Aku hampir binasa....Kucoba keluar dari belenggu [...]
Baca Selengkapnya... → LAMPU-LAMPU PERBUKITAN